P-Ujian.....
(ini hanya pengingat buat diri saya...)
Sering kita merasa nikmat ketika dipuji, disanjung, dihormati. Padahal tak selamanya yang namanya pujian itu menyenangkan. Bahkan bisa menggelincirkan diri kita sampai ke neraka. Kok bisa? Iya, efek dari terlalu senang ketika dipuji akan muncul rasa sombong.
Dan janji Allah, ketika kita menyombongkan diri, maka neraka Jahannam lah tempatnya. Na'udzubillah....
قِيلَ ادْخُلُوٓا أَبْوٰبَ جَهَنَّمَ خٰلِدِينَ فِيهَا ۖ فَبِئْسَ مَثْوَى الْمُتَكَبِّرِينَ
"Dikatakan (kepada mereka), Masukilah pintu-pintu Neraka Jahanam itu (kamu) kekal di dalamnya. Maka (Neraka Jahanam) itulah seburuk-buruk tempat tinggal bagi orang-orang yang menyombongkan diri."
(QS. Az-Zumar: 72)
Bahkan Rasulullah SAW bersabda;
"Tidak akan masuk syurga seseorang yang di dalam hatinya terdapat kesombongan sebesar biji sawi......" (HR. Muslim)
Sahabatku.....
Hakekat dari pujian itu adalah ujian, ujian yang hanya menipu diri kita. Maka, ketika kita sedang dipuji, disanjung, dihormati oleh orang lain, sesungguhnya Allah sedang menutupi dosa-dosa kita.
Banyak sekali sisi buruk dari diri kita dan orang lain tidak tau, karena lagi-lagi Allah sedang menutupi dosa-dosa kita. Namun sering kali kita menikmati pujian itu, sehingga orang lain menyematkan pada diri kita sebagai orang baik.
Jadi ketika kita sedang dipuji, disanjung sebaiknya banyakin istighfar.... Dan ketika kita sedang dicaci, dimaki, dihina, maka teruslah berbuat baik.
Semoga Allah mengampuni segala dosa-dosa dan kekhilafan diri kita semua, dan Allah selamatkan diri kita semua dari siksa api neraka Jahannam....
Dari sahabatmu,
Kiswoko Al Ghifari

Komentar
Posting Komentar